Rabu, 14 Januari 2026

Pembelajaran PJOK Kelas VIII SMPN 6 Bayah Manfaatkan IFP, Ciptakan Suasana Belajar Aktif dan Menyenangkan

Pembelajaran PJOK Kelas VIII SMPN 6 Bayah Manfaatkan IFP, Ciptakan Suasana Belajar Aktif dan Menyenangkan

Bayah — Siswa dan siswi kelas VIII SMPN 6 Bayah melaksanakan kegiatan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada jam pelajaran ke-2 dengan memanfaatkan aset sekolah berupa Interactive Flat Panel (IFP). Pembelajaran ini berlangsung aktif dan menyenangkan serta dirancang sesuai dengan tahapan pembelajaran yang efektif.


Kegiatan pembelajaran diawali dengan
ice breaking atau kegiatan pendahuluan untuk membangun motivasi dan kesiapan belajar siswa. Melalui tayangan interaktif pada IFP, siswa diajak untuk lebih fokus, bersemangat, dan terlibat aktif sejak awal pembelajaran.

Selanjutnya, guru menyampaikan materi pembelajaran PJOK secara menarik dengan memanfaatkan media visual dan interaktif. Penggunaan IFP membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah, sekaligus menciptakan suasana belajar yang seru, komunikatif, dan tidak membosankan. Siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembelajaran yang disajikan.

Pada akhir kegiatan, pembelajaran ditutup dengan kegiatan penutup dan refleksi yang disesuaikan dengan Profil Dimensi Lulusan. Guru mengajak siswa untuk menyimpulkan materi, merefleksikan sikap yang telah ditunjukkan selama pembelajaran, serta menanamkan nilai-nilai seperti kerja sama, disiplin, tanggung jawab, dan gaya hidup sehat.

Melalui pemanfaatan IFP dalam pembelajaran PJOK ini, SMPN 6 Bayah terus menunjukkan komitmennya dalam mengoptimalkan aset sekolah guna menciptakan proses pembelajaran yang inovatif, bermakna, dan berorientasi pada penguatan karakter peserta didik.

Syiar Pembiasaan Menumbuh kembangkan Karakter Berakhlaqul Karimah di SMPN 6 Bayah




SMPN 6 Bayah Laksanakan Pembiasaan Islami untuk Menumbuhkan Karakter Religius Siswa

Bayah — SMPN 6 Bayah terus berupaya menanamkan nilai-nilai karakter religius kepada peserta didik melalui kegiatan pembiasaan islami yang dilaksanakan secara rutin, kegiatan pembiasaan ini diikuti oleh seluruh siswa dan siswi SMPN 6 Bayah . Kegiatan ini dibimbing langsung oleh guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) Ibu Siti Syayaroh, S.Pd.I sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah.

Kegiatan pembiasaan islami diawali dengan pelaksanaan shalat dhuha berjamaah yang diikuti oleh para siswa dengan tertib dan khusyuk. Melalui kegiatan ini, siswa dibiasakan untuk memulai aktivitas sekolah dengan ibadah, sehingga dapat menumbuhkan kedisiplinan, ketenangan jiwa, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Setelah shalat dhuha, kegiatan dilanjutkan dengan setor hafalan surat-surat pendek Al-Qur’an. Para siswa secara bergiliran menyetorkan hafalan di bawah bimbingan guru PAIBP. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepercayaan diri siswa.

Selain itu, siswa juga mengikuti tes pembacaan ayat Al-Qur’an dengan penekanan pada penerapan kaidah ilmu tajwid yang baik dan benar. Melalui kegiatan ini, siswa dibimbing agar mampu membaca Al-Qur’an secara tartil dengan memperhatikan makharijul huruf dan hukum bacaan sesuai ketentuan.

Melalui kegiatan pembiasaan islami ini, SMPN 6 Bayah berharap dapat membentuk peserta didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia, serta mampu mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang religius dan berkarakter.

Kamis, 08 Januari 2026

SMPN 6 Bayah Laksanakan Pembiasaan Religi sebagai Implementasi Dimensi Profil Lulusan

SMPN 6 Bayah Laksanakan Pembiasaan Religi sebagai Implementasi Dimensi Profil Lulusan

    Bayah — SMP Negeri 6 Bayah melaksanakan kegiatan pembiasaan religi sebagai bagian dari implementasi Dimensi Profil Lulusan yang mencakup delapan kompetensi fundamental, yaitu Keimanan dan Ketakwaan, Kewargaan, Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Kesehatan, dan Komunikasi.

    Kegiatan pembiasaan religi diawali dengan pelaksanaan shalat dhuha bersama, dilanjutkan tawasul, dan tadarus Al-Qur’an sebelum proses pembelajaran dimulai. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan keimanan dan ketakwaan peserta didik, sekaligus membentuk kebiasaan hidup disiplin, tertib, dan bertanggung jawab dalam lingkungan sekolah.

    Sebagai bagian dari kegiatan co-kurikuler, sekolah melaksanakan murojaah ayat-ayat pendek Al-Qur’an melalui mekanisme setoran bertahap. Peserta didik terlebih dahulu melakukan setoran kepada teman sebaya sebagai bentuk pembelajaran kolaboratif, kemudian dilanjutkan dengan setoran kepada guru pengampu mata pelajaran terkait. Pola ini mendorong berkembangnya kompetensi kolaborasi, komunikasi, dan kemandirian peserta didik.




    Dalam proses murojaah, peserta didik dilatih untuk memahami dan mengingat ayat secara benar, sehingga turut mengembangkan penalaran kritis serta ketelitian dalam membaca dan menghafal. Kegiatan ini juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengekspresikan kreativitas dalam strategi menghafal serta penyampaian bacaan yang baik dan benar.

    Selain penguatan aspek spiritual dan intelektual, pembiasaan religi ini turut mendukung kompetensi kesehatan, khususnya kesehatan mental dan emosional. Kegiatan ibadah yang dilakukan secara rutin dan khusyuk terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang tenang, nyaman, dan positif bagi peserta didik.

    Kepala SMPN 6 Bayah menyampaikan bahwa kegiatan pembiasaan religi merupakan strategi sekolah dalam menyiapkan lulusan yang utuh, seimbang, dan berkarakter. “Melalui kegiatan ini, sekolah berupaya membentuk peserta didik yang beriman dan bertakwa, mampu berkomunikasi dengan baik, bekerja sama, mandiri, serta memiliki kepedulian sebagai warga sekolah dan masyarakat,” ujarnya.

    Melalui pelaksanaan pembiasaan religi yang berkelanjutan dan terintegrasi dengan proses pembelajaran, SMPN 6 Bayah berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi karakter dan keterampilan abad ke-21 sesuai dengan arah kebijakan pendidikan nasional.

Belajar istiqamah, tumbuh berakhlak, dan berkah dalam setiap langkah.


SMPN 6 Bayah | Sekolah Unik Berprestasi

#PembiasaanReligi

#DimensiProfilLulusan

#SekolahBerkarakter

#MurojaahBersama

#SMPN6Bayah

#BERDIKARI


Rabu, 07 Januari 2026

Pembelajaran Interaktif Matematika, PAIBP, dan Pendidikan Pancasila dengan IFP di SMPN 6 Bayah Jadi Inspirasi Guru Mata Pelajaran Lainnya.

Pembelajaran Interaktif Matematika, PAIBP, dan Pendidikan Pancasila dengan IFP di SMPN 6 Bayah Jadi Inspirasi Guru Mata Pelajaran Lainnya.

SMPN 6 Bayah terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan bagi peserta didik. Hal ini terlihat dari kegiatan pembelajaran siswa kelas VIII yang berlangsung interaktif dengan memanfaatkan aset sekolah berupa Interactive Flat Panel (IFP) pada mata pelajaran Matematika.

Dalam kegiatan tersebut, guru pengampu Matematika, Bapak Sandi Saepudin, S.Pd, Guru Pengamu PAIBP Ibu Siti Syayaroh dan Ibu Siti Jaiyah, S.Pd sebagai guru pengampu PP mengajak siswa belajar secara aktif melalui pemanfaatan teknologi pembelajaran. Materi disajikan secara visual dan interaktif menggunakan IFP, sehingga siswa lebih mudah memahami konsep-konsep Matematika yang dipelajari.


Sebelum memasuki inti pembelajaran, suasana kelas terlebih dahulu dicairkan melalui kegiatan ice breaking berupa permainan game pembelajaran yang menyenangkan. Game edukatif tersebut tidak hanya membangkitkan semangat belajar siswa, tetapi juga melatih kerja sama, konsentrasi, dan keberanian dalam mengemukakan pendapat.

Selama proses pembelajaran berlangsung, siswa tampak antusias mengikuti setiap aktivitas. Mereka tidak hanya mendengarkan penjelasan guru, tetapi juga terlibat langsung dalam diskusi, menjawab soal, serta berinteraksi dengan media pembelajaran yang ditampilkan di layar IFP. Suasana kelas menjadi hidup, menyenangkan, dan jauh dari kesan monoton.

Pembelajaran seperti ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi yang tepat, dipadukan dengan kreativitas guru, mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa. Kehadiran IFP sebagai sarana pendukung pembelajaran terbukti dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar peserta didik.

Model pembelajaran interaktif yang diterapkan di SMPN 6 Bayah ini diharapkan dapat menjadi rujukan dan inspirasi bagi Guru Mata Pelajaran Lainnya, khususnya dalam mengoptimalkan pemanfaatan sarana dan prasarana sekolah untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.

Dengan pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, dan berpusat pada siswa, SMPN 6 Bayah terus melangkah maju dalam mewujudkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

SMPN 6 Bayah, Sekolah unik berprestasi

Selasa, 06 Januari 2026

Penguatan Pembelajaran Mendalam dan Refleksi

SMPN 6 Bayah Perkuat Deep Learning dan Ko-Kurikuler Menuju Pembelajaran Bermakna Semester 2


Bayah — SMP Negeri 6 Bayah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kegiatan Pendalaman materi (deep learning), refleksi pembelajaran Semester 1, serta Perencanaan strategis proses pembelajaran Semester 2 Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya sekolah dalam mewujudkan pembelajaran yang bermakna, relevan, dan berorientasi pada penguatan karakter serta kompetensi peserta didik.

Pada Semester 1, proses pembelajaran di SMPN 6 Bayah telah berjalan dengan berbagai inovasi dan pendekatan aktif. Melalui kegiatan refleksi pembelajaran, para guru secara kolaboratif mengevaluasi capaian pembelajaran, efektivitas metode mengajar, serta tingkat keterlibatan dan pemahaman siswa. Refleksi ini menjadi ruang strategis untuk mengidentifikasi tantangan sekaligus merumuskan solusi perbaikan pembelajaran ke depan.

Salah satu fokus utama yang dibahas adalah penguatan pendekatan deep learning, yaitu pembelajaran yang tidak hanya menekankan pada penguasaan materi, tetapi juga pada pemahaman mendalam, kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta keterkaitan materi dengan konteks kehidupan nyata. Guru didorong untuk merancang pembelajaran yang lebih eksploratif, kontekstual, dan menantang, sehingga siswa mampu membangun pengetahuan secara bermakna dan berkelanjutan.




Memasuki Semester 2, SMPN 6 Bayah telah menyusun rencana kegiatan proses pembelajaran yang lebih terarah dan adaptif. Perencanaan ini mencakup penguatan perangkat ajar, pemanfaatan media pembelajaran interaktif, serta strategi asesmen yang berfokus pada proses dan hasil belajar siswa. Dengan perencanaan yang matang, diharapkan proses belajar mengajar dapat berjalan lebih efektif, inovatif, dan selaras dengan kebutuhan peserta didik.

Selain itu, sekolah juga melanjutkan pembahasan dan penguatan kegiatan ko-kurikuler sebagai bagian integral dari pembelajaran. Kegiatan ko-kurikuler di SMPN 6 Bayah dirancang untuk mendukung capaian pembelajaran intrakurikuler, sekaligus mengembangkan potensi, minat, dan karakter siswa. Melalui proyek, kegiatan tematik, dan aktivitas berbasis penguatan Profil Pelajar Pancasila, siswa diberikan ruang untuk belajar secara kolaboratif, kreatif, dan aplikatif.

Dengan sinergi antara pendalaman materi, refleksi pembelajaran, perencanaan Semester 2, serta penguatan ko-kurikuler, SMPN 6 Bayah optimistis dapat terus menghadirkan ekosistem pembelajaran yang berkualitas. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen sekolah dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

SMPN 6 Bayah, Sekolah Unik Berprestasi

Pembiasaan Sebelum Proses Kegiatan Belajar Mengajar di SMPN 6 Bayah

Pembiasaan Pagi Warnai Kegiatan Belajar di SMPN 6 Bayah

Bayah – SMPN 6 Bayah menerapkan pembiasaan positif sebelum proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sebagai upaya membentuk karakter religius dan disiplin peserta didik. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap pagi sebelum pembelajaran di kelas dimulai.

Pembiasaan diawali dengan penyambutan siswa saat tiba di sekolah. Guru menyambut kedatangan siswa dengan ramah sebagai bentuk penanaman nilai sopan santun, kedisiplinan, serta menciptakan suasana sekolah yang aman dan nyaman.

Setelah itu, siswa mengikuti shalat dhuha berjamaah yang dilaksanakan secara tertib. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kebiasaan beribadah, meningkatkan kedekatan spiritual siswa, serta mempersiapkan mental dan konsentrasi sebelum menerima materi pelajaran.

Usai shalat dhuha, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an secara bersama-sama. Melalui tadarus, siswa dibiasakan untuk mencintai Al-Qur’an sekaligus meningkatkan kemampuan membaca dan memahami ayat-ayat suci.





Rangkaian pembiasaan pagi ditutup dengan hapalan doa-doa pendek yang dibimbing oleh guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP), Siti Syayaroh, S.Pd.I. Kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan doa-doa harian yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari serta memperkuat nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia.

Melalui kegiatan pembiasaan sebelum KBM ini, SMPN 6 Bayah berharap dapat mencetak peserta didik yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius, disiplin, dan berakhlak baik. Program ini menjadi salah satu ciri khas dalam membangun budaya sekolah yang positif dan berkelanjutan.


"SMPN 6 Bayah, Sekolah Unik Berprestasi"

Senin, 05 Januari 2026

Pemanfaatan Interaktif Flat Panel

Pemanfaatan Interaktif Flat Panel dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di SMPN 6 Bayah

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan. SMPN 6 Bayah sebagai salah satu satuan pendidikan yang berkomitmen terhadap peningkatan mutu pembelajaran terus berupaya beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Salah satu bentuk inovasi tersebut adalah pemanfaatan Interaktif Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran di kelas.

Interaktif Flat Panel merupakan perangkat layar sentuh berukuran besar yang berfungsi layaknya papan tulis digital. Perangkat ini memungkinkan guru dan peserta didik untuk berinteraksi langsung dengan materi pembelajaran melalui sentuhan, tulisan digital, tampilan multimedia, serta koneksi ke berbagai sumber belajar digital. Kehadiran IFP di SMPN 6 Bayah menjadi sarana pendukung pembelajaran yang lebih modern, efektif, dan menarik.

Dalam praktik pembelajaran, Interaktif Flat Panel dimanfaatkan oleh guru untuk menyajikan materi secara visual dan interaktif. Guru dapat menampilkan presentasi, video pembelajaran, simulasi, maupun gambar pendukung yang relevan dengan materi pelajaran. Selain itu, guru juga dapat menulis, menggambar, dan menandai materi secara langsung di layar, sehingga penjelasan menjadi lebih jelas dan mudah dipahami oleh peserta didik.

Bagi peserta didik, penggunaan Interaktif Flat Panel memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan aktif. Peserta didik tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga dapat terlibat langsung dalam proses pembelajaran, seperti mengerjakan soal di layar, berdiskusi, serta mempresentasikan hasil kerja kelompok. Hal ini mendorong peningkatan motivasi belajar, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis peserta didik.

Pemanfaatan Interaktif Flat Panel di SMPN 6 Bayah juga mendukung penerapan pembelajaran berbasis teknologi dan Kurikulum Merdeka. Guru dapat mengintegrasikan berbagai sumber belajar digital serta menerapkan model pembelajaran inovatif, seperti pembelajaran kolaboratif, problem based learning, dan project based learning. Dengan demikian, proses pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital.

Secara keseluruhan, pemanfaatan Interaktif Flat Panel di SMPN 6 Bayah memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran. Media ini tidak hanya membantu guru dalam menyampaikan materi secara efektif, tetapi juga meningkatkan keaktifan dan pemahaman peserta didik. Ke depan, diharapkan pemanfaatan teknologi pembelajaran seperti Interaktif Flat Panel dapat terus dioptimalkan untuk mewujudkan pembelajaran yang berkualitas, inovatif, dan berdaya saing.



SMPN 6 Bayah| Sekolah unik berprestasi

Revitalisasi Proses Kegiatan Belajar Mengajar di SMPN 6 Bayah

Revitalisasi Proses Pembelajaran di Semester 2 Tahun Ajaran 2025/2026

Komitmen Guru SMP Negeri 6 Bayah dalam Membangun Pendidikan Bermakna

Memasuki Semester 2 Tahun Ajaran 2025/2026, SMP Negeri 6 Bayah menandai sebuah fase penting dalam perjalanan pendidikannya. Seluruh guru kembali aktif melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar dengan semangat baru, kesadaran penuh, serta komitmen profesional yang kuat. Aktivasi kembali pembelajaran ini tidak sekadar menjadi rutinitas akademik, melainkan sebuah langkah strategis untuk membangun ekosistem pendidikan yang lebih bermakna, humanis, dan berorientasi pada masa depan peserta didik.

Dengan landasan visi pendidikan yang berkelanjutan, para guru SMP Negeri 6 Bayah menghadirkan proses pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada pencapaian kognitif, tetapi juga pada penguatan karakter, pengembangan keterampilan abad ke-21, serta keseimbangan aspek sosial dan emosional siswa. Melalui pendekatan pembelajaran yang lebih sadar (mindful), guru berperan sebagai fasilitator yang hadir secara utuh—mendengarkan, memahami, dan membimbing peserta didik sesuai dengan potensi serta kebutuhan mereka.




Aktivitas belajar mengajar di Semester 2 ini berlangsung dalam suasana yang lebih reflektif dan kolaboratif. Guru tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, empati, dan semangat belajar sepanjang hayat. Kesadaran akan pentingnya kehadiran penuh dalam setiap proses pembelajaran menjadi fondasi untuk menciptakan kelas yang aman, nyaman, dan inspiratif.

Lebih dari itu, kebangkitan kembali proses pembelajaran ini mencerminkan tekad bersama seluruh warga sekolah untuk terus beradaptasi dengan dinamika perubahan dunia pendidikan. Guru SMP Negeri 6 Bayah menunjukkan keteladanan sebagai pembelajar sejati—terbuka terhadap inovasi, reflektif terhadap praktik pembelajaran, serta konsisten dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Dengan semangat kebersamaan dan kesadaran kolektif, Semester 2 Tahun Ajaran 2025/2026 menjadi momentum penguatan budaya belajar di SMP Negeri 6 Bayah. Diharapkan, proses belajar mengajar yang aktif, sadar, dan bermakna ini mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

Satong, 6 Januari 2026. 

SMPN 6 Bayah| Sekolah uniq berprestasi

Hari Pertama Masuk Sekolah Semester 2 Tahun 2026

 Hari Pertama Masuk Sekolah Semester 2 Tahun 2026: Momentum Memperbarui Semangat dan Optimisme

Bayah, Senin, 5 Januari 2026 – SMP Negeri 6 Bayah yang terletak di Kp. Satong, Desa Cisuren, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mengawali hari pertama kerja dan masuk sekolah Semester 2 Tahun Pelajaran 2025/2026 dengan rangkaian kegiatan yang edukatif, inspiratif, dan penuh kebersamaan.

Suasana pagi yang sejuk khas pegunungan menjadi latar yang menambah kekhidmatan seluruh rangkaian kegiatan yang diikuti oleh peserta didik, dewan guru, serta tenaga kependidikan.


Upacara Bendera dan Sambutan Kepala Sekolah

Kegiatan diawali dengan Upacara Bendera yang berlangsung tertib dan khidmat di halaman sekolah. Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMP Negeri 6 Bayah, Bapak Sugeng Widodo, S.Pd, menyampaikan amanat yang sarat motivasi.

Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa:

Hari pertama ini adalah momentum yang sangat baik untuk memperbarui semangat, memperkuat komitmen, dan menumbuhkan optimisme agar kita semua mampu meraih prestasi yang lebih baik.

Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan hari tersebut dilaksanakan sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 2 Tahun 2026, yang mengarahkan satuan pendidikan untuk melaksanakan kegiatan pembinaan karakter pada hari pertama masuk sekolah.

Rangkaian upacara dilengkapi dengan doa bersama sesuai agama dan kepercayaan masing-masing, serta ditutup dengan menyanyikan lagu “Hari Baru” sebagai simbol kebersamaan dan optimisme dalam menyongsong semester baru.

Melalui kegiatan upacara bendera ini, peserta didik diajak untuk menanamkan rasa cinta tanah air, membiasakan diri bersikap disiplin, serta memperkuat kebersamaan di lingkungan sekolah. Upacara bendera tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga sarana membangun karakter bangsa.

Peneguhan Nilai Karakter dan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Pada kesempatan tersebut, Kepala Sekolah mengajak seluruh siswa untuk kembali meneguhkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan sikap positif dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik diingatkan untuk membiasakan datang tepat waktu ke sekolah, belajar dengan sungguh-sungguh, bersikap jujur, menghormati guru, saling membantu sesama, serta menjaga nama baik sekolah.

Selain itu, seluruh warga sekolah diajak untuk mewujudkan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yaitu:

  1. Bangun pagi

  2. Beribadah

  3. Berolahraga

  4. Makan sehat dan bergizi

  5. Gemar belajar

  6. Bermasyarakat

  7. Tidur cepat

Sebagai tindak lanjut, kegiatan dilanjutkan dengan Senam Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang diikuti dengan penuh semangat oleh siswa dan guru.



Arahan Wali Kelas dan Gotong Royong Bersama

Setelah kegiatan senam, peserta didik mendapatkan arahan dari wali kelas masing-masing, baik kelas VII, VIII, maupun IX. Arahan tersebut berisi penguatan tata tertib sekolah, motivasi belajar, serta kesiapan siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di semester baru.

Selanjutnya, seluruh warga sekolah melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan halaman dan lingkungan sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, termasuk menjaga kebersihan toilet agar tetap layak dan nyaman digunakan.

Lingkungan yang bersih diharapkan dapat menciptakan sekolah yang ramah, sehat, beradab, serta bebas dari perundungan (bullying), sehingga sekolah benar-benar menjadi tempat yang aman dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah.

Penutup Kegiatan

Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup dengan shalat Dzuhur berjamaah, kemudian doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran seluruh kegiatan.

Melalui rangkaian kegiatan ini, SMP Negeri 6 Bayah berharap seluruh peserta didik siap menjalani Semester 2 dengan semangat baru, karakter yang kuat, serta optimisme untuk meraih prestasi yang lebih baik.

SMP Negeri 6 Bayah
Sekolah Uniq berprestasi!

Penutupan Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H di SMPN 6 Satu Atap Bayah Berlangsung Khidmat

Bayah — Rangkaian kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) Ramadhan 1447 H / 2026 M di SMPN 6 Satu Atap Bayah resmi ditutup pada Jum’at, 6 Maret 2...