SMPN 6 SATU ATAP BAYAH
Minggu, 01 Februari 2026
Upacara Bendera Senin Pagi SMPN 6 Bayah Perkuat Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab Siswa
Rabu, 14 Januari 2026
Pembelajaran PJOK Kelas VIII SMPN 6 Bayah Manfaatkan IFP, Ciptakan Suasana Belajar Aktif dan Menyenangkan
Pembelajaran PJOK Kelas VIII SMPN 6 Bayah Manfaatkan IFP, Ciptakan Suasana Belajar Aktif dan Menyenangkan
Bayah — Siswa dan siswi kelas VIII SMPN 6 Bayah melaksanakan kegiatan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada jam pelajaran ke-2 dengan memanfaatkan aset sekolah berupa Interactive Flat Panel (IFP). Pembelajaran ini berlangsung aktif dan menyenangkan serta dirancang sesuai dengan tahapan pembelajaran yang efektif.
Selanjutnya, guru menyampaikan materi pembelajaran PJOK secara menarik dengan memanfaatkan media visual dan interaktif. Penggunaan IFP membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah, sekaligus menciptakan suasana belajar yang seru, komunikatif, dan tidak membosankan. Siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembelajaran yang disajikan.
Pada akhir kegiatan, pembelajaran ditutup dengan kegiatan penutup dan refleksi yang disesuaikan dengan Profil Dimensi Lulusan. Guru mengajak siswa untuk menyimpulkan materi, merefleksikan sikap yang telah ditunjukkan selama pembelajaran, serta menanamkan nilai-nilai seperti kerja sama, disiplin, tanggung jawab, dan gaya hidup sehat.
Melalui pemanfaatan IFP dalam pembelajaran PJOK ini, SMPN 6 Bayah terus menunjukkan komitmennya dalam mengoptimalkan aset sekolah guna menciptakan proses pembelajaran yang inovatif, bermakna, dan berorientasi pada penguatan karakter peserta didik.
Syiar Pembiasaan Menumbuh kembangkan Karakter Berakhlaqul Karimah di SMPN 6 Bayah
SMPN 6 Bayah Laksanakan Pembiasaan Islami untuk Menumbuhkan Karakter Religius Siswa
Bayah — SMPN 6 Bayah terus berupaya menanamkan nilai-nilai karakter religius kepada peserta didik melalui kegiatan pembiasaan islami yang dilaksanakan secara rutin, kegiatan pembiasaan ini diikuti oleh seluruh siswa dan siswi SMPN 6 Bayah . Kegiatan ini dibimbing langsung oleh guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) Ibu Siti Syayaroh, S.Pd.I sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
Kegiatan pembiasaan islami diawali dengan pelaksanaan shalat dhuha berjamaah yang diikuti oleh para siswa dengan tertib dan khusyuk. Melalui kegiatan ini, siswa dibiasakan untuk memulai aktivitas sekolah dengan ibadah, sehingga dapat menumbuhkan kedisiplinan, ketenangan jiwa, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Setelah shalat dhuha, kegiatan dilanjutkan dengan setor hafalan surat-surat pendek Al-Qur’an. Para siswa secara bergiliran menyetorkan hafalan di bawah bimbingan guru PAIBP. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepercayaan diri siswa.
Selain itu, siswa juga mengikuti tes pembacaan ayat Al-Qur’an dengan penekanan pada penerapan kaidah ilmu tajwid yang baik dan benar. Melalui kegiatan ini, siswa dibimbing agar mampu membaca Al-Qur’an secara tartil dengan memperhatikan makharijul huruf dan hukum bacaan sesuai ketentuan.
Melalui kegiatan pembiasaan islami ini, SMPN 6 Bayah berharap dapat membentuk peserta didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia, serta mampu mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang religius dan berkarakter.
Kamis, 08 Januari 2026
SMPN 6 Bayah Laksanakan Pembiasaan Religi sebagai Implementasi Dimensi Profil Lulusan
SMPN 6 Bayah Laksanakan Pembiasaan Religi sebagai Implementasi Dimensi Profil Lulusan
Bayah — SMP Negeri 6 Bayah melaksanakan kegiatan pembiasaan religi sebagai bagian dari implementasi Dimensi Profil Lulusan yang mencakup delapan kompetensi fundamental, yaitu Keimanan dan Ketakwaan, Kewargaan, Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Kesehatan, dan Komunikasi.
Kegiatan pembiasaan religi diawali dengan pelaksanaan shalat dhuha bersama, dilanjutkan tawasul, dan tadarus Al-Qur’an sebelum proses pembelajaran dimulai. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan keimanan dan ketakwaan peserta didik, sekaligus membentuk kebiasaan hidup disiplin, tertib, dan bertanggung jawab dalam lingkungan sekolah.
Sebagai bagian dari kegiatan co-kurikuler, sekolah melaksanakan murojaah ayat-ayat pendek Al-Qur’an melalui mekanisme setoran bertahap. Peserta didik terlebih dahulu melakukan setoran kepada teman sebaya sebagai bentuk pembelajaran kolaboratif, kemudian dilanjutkan dengan setoran kepada guru pengampu mata pelajaran terkait. Pola ini mendorong berkembangnya kompetensi kolaborasi, komunikasi, dan kemandirian peserta didik.
Dalam proses murojaah, peserta didik dilatih untuk memahami dan mengingat ayat secara benar, sehingga turut mengembangkan penalaran kritis serta ketelitian dalam membaca dan menghafal. Kegiatan ini juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengekspresikan kreativitas dalam strategi menghafal serta penyampaian bacaan yang baik dan benar.
Selain penguatan aspek spiritual dan intelektual, pembiasaan religi ini turut mendukung kompetensi kesehatan, khususnya kesehatan mental dan emosional. Kegiatan ibadah yang dilakukan secara rutin dan khusyuk terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang tenang, nyaman, dan positif bagi peserta didik.
Kepala SMPN 6 Bayah menyampaikan bahwa kegiatan pembiasaan religi merupakan strategi sekolah dalam menyiapkan lulusan yang utuh, seimbang, dan berkarakter. “Melalui kegiatan ini, sekolah berupaya membentuk peserta didik yang beriman dan bertakwa, mampu berkomunikasi dengan baik, bekerja sama, mandiri, serta memiliki kepedulian sebagai warga sekolah dan masyarakat,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan pembiasaan religi yang berkelanjutan dan terintegrasi dengan proses pembelajaran, SMPN 6 Bayah berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi karakter dan keterampilan abad ke-21 sesuai dengan arah kebijakan pendidikan nasional.
Belajar istiqamah, tumbuh berakhlak, dan berkah dalam setiap langkah.
SMPN 6 Bayah | Sekolah Unik Berprestasi
#PembiasaanReligi
#DimensiProfilLulusan
#SekolahBerkarakter
#MurojaahBersama
#SMPN6Bayah
#BERDIKARI
Rabu, 07 Januari 2026
Pembelajaran Interaktif Matematika, PAIBP, dan Pendidikan Pancasila dengan IFP di SMPN 6 Bayah Jadi Inspirasi Guru Mata Pelajaran Lainnya.
Pembelajaran Interaktif Matematika, PAIBP, dan Pendidikan Pancasila dengan IFP di SMPN 6 Bayah Jadi Inspirasi Guru Mata Pelajaran Lainnya.
SMPN 6 Bayah terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan bagi peserta didik. Hal ini terlihat dari kegiatan pembelajaran siswa kelas VIII yang berlangsung interaktif dengan memanfaatkan aset sekolah berupa Interactive Flat Panel (IFP) pada mata pelajaran Matematika.
Dalam kegiatan tersebut, guru pengampu Matematika, Bapak Sandi Saepudin, S.Pd, Guru Pengamu PAIBP Ibu Siti Syayaroh dan Ibu Siti Jaiyah, S.Pd sebagai guru pengampu PP mengajak siswa belajar secara aktif melalui pemanfaatan teknologi pembelajaran. Materi disajikan secara visual dan interaktif menggunakan IFP, sehingga siswa lebih mudah memahami konsep-konsep Matematika yang dipelajari.
Sebelum memasuki inti pembelajaran, suasana kelas terlebih dahulu dicairkan melalui kegiatan ice breaking berupa permainan game pembelajaran yang menyenangkan. Game edukatif tersebut tidak hanya membangkitkan semangat belajar siswa, tetapi juga melatih kerja sama, konsentrasi, dan keberanian dalam mengemukakan pendapat.
Selama proses pembelajaran berlangsung, siswa tampak antusias mengikuti setiap aktivitas. Mereka tidak hanya mendengarkan penjelasan guru, tetapi juga terlibat langsung dalam diskusi, menjawab soal, serta berinteraksi dengan media pembelajaran yang ditampilkan di layar IFP. Suasana kelas menjadi hidup, menyenangkan, dan jauh dari kesan monoton.
Pembelajaran seperti ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi yang tepat, dipadukan dengan kreativitas guru, mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa. Kehadiran IFP sebagai sarana pendukung pembelajaran terbukti dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar peserta didik.
Model pembelajaran interaktif yang diterapkan di SMPN 6 Bayah ini diharapkan dapat menjadi rujukan dan inspirasi bagi Guru Mata Pelajaran Lainnya, khususnya dalam mengoptimalkan pemanfaatan sarana dan prasarana sekolah untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
Dengan pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, dan berpusat pada siswa, SMPN 6 Bayah terus melangkah maju dalam mewujudkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
SMPN 6 Bayah, Sekolah unik berprestasi
Selasa, 06 Januari 2026
Penguatan Pembelajaran Mendalam dan Refleksi
SMPN 6 Bayah Perkuat Deep Learning dan Ko-Kurikuler Menuju Pembelajaran Bermakna Semester 2
Bayah — SMP Negeri 6 Bayah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kegiatan Pendalaman materi (deep learning), refleksi pembelajaran Semester 1, serta Perencanaan strategis proses pembelajaran Semester 2 Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya sekolah dalam mewujudkan pembelajaran yang bermakna, relevan, dan berorientasi pada penguatan karakter serta kompetensi peserta didik.
Pada Semester 1, proses pembelajaran di SMPN 6 Bayah telah berjalan dengan berbagai inovasi dan pendekatan aktif. Melalui kegiatan refleksi pembelajaran, para guru secara kolaboratif mengevaluasi capaian pembelajaran, efektivitas metode mengajar, serta tingkat keterlibatan dan pemahaman siswa. Refleksi ini menjadi ruang strategis untuk mengidentifikasi tantangan sekaligus merumuskan solusi perbaikan pembelajaran ke depan.
Salah satu fokus utama yang dibahas adalah penguatan pendekatan deep learning, yaitu pembelajaran yang tidak hanya menekankan pada penguasaan materi, tetapi juga pada pemahaman mendalam, kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta keterkaitan materi dengan konteks kehidupan nyata. Guru didorong untuk merancang pembelajaran yang lebih eksploratif, kontekstual, dan menantang, sehingga siswa mampu membangun pengetahuan secara bermakna dan berkelanjutan.
Memasuki Semester 2, SMPN 6 Bayah telah menyusun rencana kegiatan proses pembelajaran yang lebih terarah dan adaptif. Perencanaan ini mencakup penguatan perangkat ajar, pemanfaatan media pembelajaran interaktif, serta strategi asesmen yang berfokus pada proses dan hasil belajar siswa. Dengan perencanaan yang matang, diharapkan proses belajar mengajar dapat berjalan lebih efektif, inovatif, dan selaras dengan kebutuhan peserta didik.
Selain itu, sekolah juga melanjutkan pembahasan dan penguatan kegiatan ko-kurikuler sebagai bagian integral dari pembelajaran. Kegiatan ko-kurikuler di SMPN 6 Bayah dirancang untuk mendukung capaian pembelajaran intrakurikuler, sekaligus mengembangkan potensi, minat, dan karakter siswa. Melalui proyek, kegiatan tematik, dan aktivitas berbasis penguatan Profil Pelajar Pancasila, siswa diberikan ruang untuk belajar secara kolaboratif, kreatif, dan aplikatif.
Dengan sinergi antara pendalaman materi, refleksi pembelajaran, perencanaan Semester 2, serta penguatan ko-kurikuler, SMPN 6 Bayah optimistis dapat terus menghadirkan ekosistem pembelajaran yang berkualitas. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen sekolah dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
SMPN 6 Bayah, Sekolah Unik Berprestasi
Pembiasaan Sebelum Proses Kegiatan Belajar Mengajar di SMPN 6 Bayah
Pembiasaan Pagi Warnai Kegiatan Belajar di SMPN 6 Bayah
Bayah – SMPN 6 Bayah menerapkan pembiasaan positif sebelum proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sebagai upaya membentuk karakter religius dan disiplin peserta didik. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap pagi sebelum pembelajaran di kelas dimulai.
Pembiasaan diawali dengan penyambutan siswa saat tiba di sekolah. Guru menyambut kedatangan siswa dengan ramah sebagai bentuk penanaman nilai sopan santun, kedisiplinan, serta menciptakan suasana sekolah yang aman dan nyaman.
Setelah itu, siswa mengikuti shalat dhuha berjamaah yang dilaksanakan secara tertib. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kebiasaan beribadah, meningkatkan kedekatan spiritual siswa, serta mempersiapkan mental dan konsentrasi sebelum menerima materi pelajaran.
Usai shalat dhuha, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an secara bersama-sama. Melalui tadarus, siswa dibiasakan untuk mencintai Al-Qur’an sekaligus meningkatkan kemampuan membaca dan memahami ayat-ayat suci.
Rangkaian pembiasaan pagi ditutup dengan hapalan doa-doa pendek yang dibimbing oleh guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP), Siti Syayaroh, S.Pd.I. Kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan doa-doa harian yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari serta memperkuat nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia.
Melalui kegiatan pembiasaan sebelum KBM ini, SMPN 6 Bayah berharap dapat mencetak peserta didik yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius, disiplin, dan berakhlak baik. Program ini menjadi salah satu ciri khas dalam membangun budaya sekolah yang positif dan berkelanjutan.
"SMPN 6 Bayah, Sekolah Unik Berprestasi"
Upacara Bendera Senin Pagi SMPN 6 Bayah Perkuat Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab Siswa
Satong, 2 Februari 2026 — SMP Negeri 6 Bayah melaksanakan kegiatan rutin upacara bendera hari Senin dengan tertib dan khidmat. Kegiatan ini ...
-
SMPN 6 Bayah saat ini sedang melaksanakan Penilaian Tengah Semester (PTS) untuk semester genap tahun ajaran 2024/2025. PTS ini berlangsung m...
-
Hari Pertama Masuk Sekolah Semester 2 Tahun 2026: Momentum Memperbarui Semangat dan Optimisme Bayah, Senin, 5 Januari 2026 – SMP Negeri 6 ...
-
Bayah, 9 April 2025 menjadi hari yang istimewa bagi seluruh warga SMPN 6 Bayah. Setelah menikmati libur panjang Hari Raya Idul Fitri, para...

.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)












.jpeg)



