Senin, 02 Maret 2026

H-1 Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H SMPN 6 Satu Atap Bayah

 

Bayah – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H / 2026 M, SMPN 6 Satu Atap Bayah menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) yang diikuti oleh seluruh siswa dengan penuh antusias dan semangat keislaman. Kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan sekolah sebagai bentuk pembinaan karakter religius sekaligus penguatan dimensi profil lulusan.

Pesantren Kilat dilaksanakan selama lima hari dengan berbagai rangkaian kegiatan edukatif, spiritual, dan pembiasaan akhlak mulia. Sejak hari pertama, suasana sekolah terasa berbeda. Lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar dari ruang kelas yang disulap menjadi majelis ilmu, menghadirkan nuansa Ramadhan yang khusyuk dan penuh makna.



Pembukaan Kegiatan

Kegiatan Pesantren Kilat secara resmi dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Bapak Dedi Bahtiar, S.Pd., yang mewakili Kepala Sekolah, Bapak Sugeng Widodo, S.Pd., Gr., yang berhalangan hadir karena tugas kedinasan.

Dalam sambutannya, Bapak Dedi Bahtiar, S.Pd. menyampaikan amanat yang sarat makna kepada seluruh peserta didik.

“Anak-anakku sekalian, bulan Ramadhan adalah bulan pendidikan karakter terbaik yang Allah berikan kepada kita. Di bulan ini kita belajar tentang kejujuran, kesabaran, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap sesama. Pesantren kilat ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum untuk membentuk pribadi yang lebih baik, lebih santun, dan lebih bertanggung jawab. Jadikan Ramadhan sebagai titik balik perubahan diri.”


 

Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan visi sekolah dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual dan sosial.

Materi-Materi Pesantren Kilat

Selama pelaksanaan Pesantren Kilat, siswa mendapatkan berbagai materi keislaman yang disampaikan oleh guru Pendidikan Agama Islam dan pembina rohis, antara lain:

  1. Keutamaan dan Hikmah Puasa Ramadhan
    Membahas makna puasa sebagai sarana pembentukan takwa serta pengendalian diri.

  2. Tata Cara Shalat yang Benar dan Khusyuk
    Praktik langsung gerakan dan bacaan shalat sesuai tuntunan, termasuk evaluasi kesalahan yang sering terjadi.

  3. Tahsin dan Tadarus Al-Qur’an
    Perbaikan bacaan Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid serta pembiasaan tadarus harian.

  4. Akhlak Mulia dalam Kehidupan Sehari-hari
    Penanaman nilai sopan santun kepada guru dan orang tua, etika pergaulan, serta adab bermedia sosial.

  5. Fiqih Dasar Remaja Muslim
    Materi seputar thaharah (bersuci), puasa, zakat, dan hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan remaja.

  6. Motivasi Menjadi Generasi Qur’ani dan Berprestasi
    Penguatan semangat belajar dan cita-cita dengan landasan iman dan takwa.

  7. Praktik Ibadah dan Muhasabah Diri
    Kegiatan refleksi diri, doa bersama, dan penanaman komitmen perubahan pasca Ramadhan.

Selain materi utama, siswa juga mengikuti kegiatan ice breaking islami, kuis keagamaan, kultum (kuliah tujuh menit), serta penugasan jurnal Ramadhan sebagai bentuk pembiasaan kejujuran dalam menjalankan ibadah puasa.

Antusiasme dan Dampak Positif

Seluruh siswa mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh semangat. Interaksi aktif antara pemateri dan peserta menciptakan suasana pembelajaran yang hidup dan menyenangkan. Banyak siswa yang mengaku lebih memahami makna puasa serta termotivasi untuk memperbaiki kualitas ibadahnya.

Kegiatan Pesantren Kilat ini diharapkan mampu menanamkan nilai religius yang berkelanjutan, tidak hanya selama Ramadhan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari di sekolah maupun di rumah.

Dengan terselenggaranya Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H ini, SMPN 6 Satu Atap Bayah kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, disiplin, serta berkarakter kuat sesuai dengan dimensi profil lulusan.

Semoga semangat Ramadhan senantiasa menjadi cahaya dalam langkah para siswa menuju masa depan yang gemilang. 

Cretead by Sanmba Media

Rabu, 25 Februari 2026

SMPN 6 Satu Atap Bayah Matangkan Persiapan Hadapi OSN SMP 2026



Bayah
— SMPN 6 Satu Atap Bayah mulai melakukan berbagai persiapan strategis dalam menyongsong Olimpiade Sains Nasional (OSN) Jenjang SMP Tahun 2026. Langkah awal yang dilakukan adalah pembentukan tim pelaksana internal serta tim pembinaan per mata pelajaran sebagai bentuk keseriusan sekolah dalam meningkatkan prestasi akademik peserta didik.

Kepala sekolah (Bapak Sugeng Widodo, S.Pd) menegaskan bahwa OSN bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk membangun budaya akademik yang kuat, disiplin, dan berdaya saing tinggi di lingkungan sekolah.

Pembentukan Tim Terstruktur

Persiapan diawali dengan pembentukan tim pelaksana internal yang bertugas menyusun strategi, jadwal pembinaan, hingga sistem monitoring perkembangan siswa. Tim ini menjadi motor penggerak seluruh rangkaian kegiatan pembinaan OSN 2026.

Pada bidang studi, tiga tim utama telah resmi dibentuk:

  • Tim Matematika dikomandoi oleh Bpk Sandi Saepudin, S.Pd, yang fokus pada penguatan konsep, latihan soal berbasis HOTS, serta pembahasan soal-soal OSN tahun sebelumnya.

  • Tim IPS dibimbing langsung oleh seorang pakar geografi, Sugeng Widodo, S.Pd, yang dikenal memiliki pendalaman materi kuat khususnya dalam analisis spasial dan kajian kebumian.

  • Tim IPA diperkuat oleh Bapak Juhri, SE, seorang pakar arkeologi yang telah dikenal luas pada era keemasannya. Kehadirannya memberikan warna tersendiri dalam pembinaan, terutama dalam memperkaya wawasan sains berbasis kajian ilmiah dan penelitian.

Fokus Pembinaan Intensif

Program pembinaan dirancang secara bertahap dan berkelanjutan, mulai dari seleksi internal siswa berpotensi, pendalaman materi, simulasi soal, hingga evaluasi berkala. Pendekatan yang digunakan tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada proses berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah.

Dengan terbentuknya tim yang solid dan terstruktur, SMPN 6 Satu Atap Bayah optimistis dapat tampil kompetitif pada OSN SMP 2026. Semangat kolaborasi antara guru pembina dan siswa menjadi modal utama dalam meraih prestasi terbaik serta mengharumkan nama sekolah di tingkat yang lebih tinggi.

Persiapan ini menjadi bukti komitmen sekolah dalam membangun generasi yang unggul di bidang sains, sekaligus memperkuat tradisi prestasi akademik di Kabupaten Lebak.

Jurnalis Snamba Media | Editorial by Dedi Bahtiar

SMPN 6 Bayah Sukses Gelar PEMILOS 2026




Edisi: 25 Pebruari 2026— SMPN 6 Bayah kembali menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi kepada peserta didik melalui kegiatan PEMILOS (Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme ini menjadi ajang pembelajaran politik yang sehat bagi seluruh warga sekolah.

Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS untuk masa bakti 2026/2027 dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, dan rahasia dengan melibatkan seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan sebagai bagian dari proses demokrasi di lingkungan sekolah. Sejak tahap penjaringan bakal calon, penyampaian visi-misi, hingga kampanye terbuka, para kandidat menunjukkan semangat kompetisi yang sportif dan penuh tanggung jawab.





Setelah melalui proses pemungutan dan penghitungan suara yang transparan, pasangan calon nomor urut 2, Lesti Diara dan Repi Awalia Putri, berhasil memperoleh suara terbanyak dan resmi terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 6 Bayah masa bakti 2026/2027.

Kepala SMPN 6 Bayah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh siswa dalam menyukseskan kegiatan PEMILOS. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar memilih pemimpin organisasi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter, kepemimpinan, tanggung jawab, serta penguatan nilai-nilai Pancasila.

Kepala SMPN 6 Bayah, Sugeng Wododo, S.Pd, menyampaikan ucapan selamat kepada pasangan calon nomor urut 2, Lesti Diara dan Repi Awalia Putri, yang telah terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS masa bakti 2026/2027.

“Selamat kepada ananda Lesti Diara dan Repi Awalia Putri atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh siswa. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta semangat untuk membawa OSIS SMPN 6 Bayah semakin maju dan berprestasi,” ujarnya.

“Melalui PEMILOS, siswa belajar tentang demokrasi yang sesungguhnya—bagaimana menghargai perbedaan pilihan, menerima hasil dengan lapang dada, dan tetap menjaga persatuan,” ujarnya.

Sementara itu, Lesti Diara selaku Ketua OSIS terpilih menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Bersama Repi Awalia Putri, ia berkomitmen untuk menghadirkan program kerja yang inovatif, inklusif, serta mendukung pengembangan potensi siswa di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik.

Dengan terpilihnya kepengurusan baru, diharapkan OSIS SMPN 6 Bayah semakin aktif, kreatif, dan mampu menjadi wadah aspirasi siswa serta motor penggerak kegiatan positif di sekolah.

PEMILOS 2026 pun ditutup dengan suasana penuh kebersamaan dan harapan baru untuk satu tahun kepemimpinan yang inspiratif dan berintegritas.

Panitia Pemilos 2026 | Ade Riski Pradita

Minggu, 01 Februari 2026

Upacara Bendera Senin Pagi SMPN 6 Bayah Perkuat Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab Siswa

Satong, 2 Februari 2026 — SMP Negeri 6 Bayah melaksanakan kegiatan rutin upacara bendera hari Senin dengan tertib dan khidmat. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik, dewan guru, serta tenaga kependidikan. Petugas upacara menjalankan tugasnya dengan baik sebagai wujud pembelajaran karakter dan tanggung jawab.
Bertindak sebagai pembina upacara, Bapak Dedi Bahtiar, S.Pd. menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai kunci utama keberhasilan siswa. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan jam masuk sekolah pukul 07.30 WIB hingga 14.30 WIB agar dipatuhi oleh seluruh siswa sebagai bagian dari pembentukan sikap disiplin dan mandiri.


Selain itu, pembina upacara juga menegaskan pentingnya menjaga kebersihan kelas dan lingkungan sekolah, disiplin dalam berpakaian sesuai tata tertib, serta melakukan persiapan yang matang bagi petugas upacara sebelum pelaksanaan kegiatan. Hal ini sejalan dengan upaya sekolah dalam menanamkan nilai tanggung jawab, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam amanatnya, Bapak Dedi Bahtiar, S.Pd. juga mendorong peningkatan literasi dan numerasi siswa, baik di sekolah maupun di rumah, sebagai bekal penting dalam menghadapi tantangan pembelajaran dan kehidupan sehari-hari. Beliau kembali mengingatkan agar seluruh warga sekolah tidak membuang sampah sembarangan sebagai bentuk nyata sikap berakhlak mulia.
Upacara bendera ini turut dihadiri oleh seluruh dewan guru dan staf tata usaha SDN 2 Cisuren dan SMPN 6 Bayah, di antaranya Bapak Juhri, SE, Ibu Siti Syayaroh, S.Pd.I, Bapak Teten Setiawan, S.Pd, dan Bapak Sandi Saepudin, S.Pd. Hadir pula perwakilan guru dari SDN 2 Cisuren, seperti Bapak Lili Kusman, S.Pd, Ibu Khalifah, S.Pd, serta guru lainnya.
Melalui kegiatan upacara bendera ini, SMPN 6 Bayah terus berkomitmen menumbuhkan karakter peserta didik yang beriman dan bertakwa, mandiri, bernalar kritis, serta bertanggung jawab, sesuai dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila, demi terwujudnya generasi yang berkarakter dan berprestasi.

Rabu, 14 Januari 2026

Pembelajaran PJOK Kelas VIII SMPN 6 Bayah Manfaatkan IFP, Ciptakan Suasana Belajar Aktif dan Menyenangkan

Pembelajaran PJOK Kelas VIII SMPN 6 Bayah Manfaatkan IFP, Ciptakan Suasana Belajar Aktif dan Menyenangkan

Bayah — Siswa dan siswi kelas VIII SMPN 6 Bayah melaksanakan kegiatan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada jam pelajaran ke-2 dengan memanfaatkan aset sekolah berupa Interactive Flat Panel (IFP). Pembelajaran ini berlangsung aktif dan menyenangkan serta dirancang sesuai dengan tahapan pembelajaran yang efektif.


Kegiatan pembelajaran diawali dengan
ice breaking atau kegiatan pendahuluan untuk membangun motivasi dan kesiapan belajar siswa. Melalui tayangan interaktif pada IFP, siswa diajak untuk lebih fokus, bersemangat, dan terlibat aktif sejak awal pembelajaran.

Selanjutnya, guru menyampaikan materi pembelajaran PJOK secara menarik dengan memanfaatkan media visual dan interaktif. Penggunaan IFP membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah, sekaligus menciptakan suasana belajar yang seru, komunikatif, dan tidak membosankan. Siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembelajaran yang disajikan.

Pada akhir kegiatan, pembelajaran ditutup dengan kegiatan penutup dan refleksi yang disesuaikan dengan Profil Dimensi Lulusan. Guru mengajak siswa untuk menyimpulkan materi, merefleksikan sikap yang telah ditunjukkan selama pembelajaran, serta menanamkan nilai-nilai seperti kerja sama, disiplin, tanggung jawab, dan gaya hidup sehat.

Melalui pemanfaatan IFP dalam pembelajaran PJOK ini, SMPN 6 Bayah terus menunjukkan komitmennya dalam mengoptimalkan aset sekolah guna menciptakan proses pembelajaran yang inovatif, bermakna, dan berorientasi pada penguatan karakter peserta didik.

Syiar Pembiasaan Menumbuh kembangkan Karakter Berakhlaqul Karimah di SMPN 6 Bayah




SMPN 6 Bayah Laksanakan Pembiasaan Islami untuk Menumbuhkan Karakter Religius Siswa

Bayah — SMPN 6 Bayah terus berupaya menanamkan nilai-nilai karakter religius kepada peserta didik melalui kegiatan pembiasaan islami yang dilaksanakan secara rutin, kegiatan pembiasaan ini diikuti oleh seluruh siswa dan siswi SMPN 6 Bayah . Kegiatan ini dibimbing langsung oleh guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) Ibu Siti Syayaroh, S.Pd.I sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah.

Kegiatan pembiasaan islami diawali dengan pelaksanaan shalat dhuha berjamaah yang diikuti oleh para siswa dengan tertib dan khusyuk. Melalui kegiatan ini, siswa dibiasakan untuk memulai aktivitas sekolah dengan ibadah, sehingga dapat menumbuhkan kedisiplinan, ketenangan jiwa, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Setelah shalat dhuha, kegiatan dilanjutkan dengan setor hafalan surat-surat pendek Al-Qur’an. Para siswa secara bergiliran menyetorkan hafalan di bawah bimbingan guru PAIBP. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepercayaan diri siswa.

Selain itu, siswa juga mengikuti tes pembacaan ayat Al-Qur’an dengan penekanan pada penerapan kaidah ilmu tajwid yang baik dan benar. Melalui kegiatan ini, siswa dibimbing agar mampu membaca Al-Qur’an secara tartil dengan memperhatikan makharijul huruf dan hukum bacaan sesuai ketentuan.

Melalui kegiatan pembiasaan islami ini, SMPN 6 Bayah berharap dapat membentuk peserta didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia, serta mampu mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang religius dan berkarakter.

Kamis, 08 Januari 2026

SMPN 6 Bayah Laksanakan Pembiasaan Religi sebagai Implementasi Dimensi Profil Lulusan

SMPN 6 Bayah Laksanakan Pembiasaan Religi sebagai Implementasi Dimensi Profil Lulusan

    Bayah — SMP Negeri 6 Bayah melaksanakan kegiatan pembiasaan religi sebagai bagian dari implementasi Dimensi Profil Lulusan yang mencakup delapan kompetensi fundamental, yaitu Keimanan dan Ketakwaan, Kewargaan, Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Kesehatan, dan Komunikasi.

    Kegiatan pembiasaan religi diawali dengan pelaksanaan shalat dhuha bersama, dilanjutkan tawasul, dan tadarus Al-Qur’an sebelum proses pembelajaran dimulai. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan keimanan dan ketakwaan peserta didik, sekaligus membentuk kebiasaan hidup disiplin, tertib, dan bertanggung jawab dalam lingkungan sekolah.

    Sebagai bagian dari kegiatan co-kurikuler, sekolah melaksanakan murojaah ayat-ayat pendek Al-Qur’an melalui mekanisme setoran bertahap. Peserta didik terlebih dahulu melakukan setoran kepada teman sebaya sebagai bentuk pembelajaran kolaboratif, kemudian dilanjutkan dengan setoran kepada guru pengampu mata pelajaran terkait. Pola ini mendorong berkembangnya kompetensi kolaborasi, komunikasi, dan kemandirian peserta didik.




    Dalam proses murojaah, peserta didik dilatih untuk memahami dan mengingat ayat secara benar, sehingga turut mengembangkan penalaran kritis serta ketelitian dalam membaca dan menghafal. Kegiatan ini juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengekspresikan kreativitas dalam strategi menghafal serta penyampaian bacaan yang baik dan benar.

    Selain penguatan aspek spiritual dan intelektual, pembiasaan religi ini turut mendukung kompetensi kesehatan, khususnya kesehatan mental dan emosional. Kegiatan ibadah yang dilakukan secara rutin dan khusyuk terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang tenang, nyaman, dan positif bagi peserta didik.

    Kepala SMPN 6 Bayah menyampaikan bahwa kegiatan pembiasaan religi merupakan strategi sekolah dalam menyiapkan lulusan yang utuh, seimbang, dan berkarakter. “Melalui kegiatan ini, sekolah berupaya membentuk peserta didik yang beriman dan bertakwa, mampu berkomunikasi dengan baik, bekerja sama, mandiri, serta memiliki kepedulian sebagai warga sekolah dan masyarakat,” ujarnya.

    Melalui pelaksanaan pembiasaan religi yang berkelanjutan dan terintegrasi dengan proses pembelajaran, SMPN 6 Bayah berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi karakter dan keterampilan abad ke-21 sesuai dengan arah kebijakan pendidikan nasional.

Belajar istiqamah, tumbuh berakhlak, dan berkah dalam setiap langkah.


SMPN 6 Bayah | Sekolah Unik Berprestasi

#PembiasaanReligi

#DimensiProfilLulusan

#SekolahBerkarakter

#MurojaahBersama

#SMPN6Bayah

#BERDIKARI


H-1 Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H SMPN 6 Satu Atap Bayah

  Bayah – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H / 2026 M, SMPN 6 Satu Atap Bayah menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat ...