Kamis, 03 September 2026

OSIS SMPN 6 Satu Atap Bayah Gelar PHBI Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

OSIS SMPN 6 Satu Atap Bayah Gelar PHBI Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Mewujudkan Pelajar yang Beriman, Disiplin, Bertanggung Jawab, Kreatif, dan Berprestasi

Bayah, 1 September 2026 — Dalam rangka memperingati Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriyah/2026 Masehi, OSIS SMPN 6 Satu Atap Bayah menyelenggarakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Selasa, 1 September 2026, bertempat di Gedung SMPN 6 Satu Atap Bayah.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut mengusung tema:

“Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW dalam Mewujudkan Pelajar yang Beriman, Disiplin, Bertanggung Jawab, Kreatif, dan Berprestasi.”

Kegiatan Maulid Nabi ini menjadi salah satu bentuk pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan bagi seluruh warga sekolah. Melalui momentum tersebut, murid tidak hanya diajak untuk mengenal sejarah dan perjuangan Rasulullah SAW, tetapi juga diharapkan mampu menerapkan akhlak mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

OSIS Menjadi Penggerak Kegiatan Keagamaan di Sekolah

Pelaksanaan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini menjadi salah satu program OSIS SMPN 6 Satu Atap Bayah dalam mengembangkan karakter kepemimpinan, tanggung jawab, kreativitas, kerja sama, serta kecintaan murid terhadap nilai-nilai keislaman.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi para pengurus dan anggota OSIS untuk belajar mengelola sebuah kegiatan secara langsung, mulai dari tahap persiapan, koordinasi, pelaksanaan hingga evaluasi.

Dengan demikian, peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendidikan karakter bagi murid.

Rangkaian Acara Bernuansa Islami

Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat, penuh kekeluargaan, dan semarak dengan berbagai rangkaian acara keagamaan.

Acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang semakin menambah kekhusyukan suasana.


Setelah itu, seluruh peserta mengikuti pembacaan shalawat dan Mahalul Qiyam sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.


Rangkaian berikutnya adalah sambutan Ketua Panitia (Rijal Maulana) yang menyampaikan laporan serta ungkapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan.



Selanjutnya, Kepala SMPN 6 Satu Atap Bayah diwakili oleh Bapak Kurikulum (Bapak Anto Ahmad Feriyanto, S.Pd.Gr) menyampaikan sambutan sekaligus secara resmi membuka kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.

Kreativitas Murid dalam Nuansa Religi

Semangat dan kreativitas murid juga turut mewarnai kegiatan melalui berbagai penampilan religi siswa.


Penampilan tersebut menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian peserta. Murid diberikan kesempatan untuk menunjukkan bakat dan kreativitasnya dalam suasana yang religius dan edukatif.

Kemeriahan semakin terasa dengan hadirnya penampilan hadroh, qasidah, dan shalawat yang dibawakan dengan penuh semangat.

Melalui penampilan tersebut, para murid tidak hanya belajar tampil di hadapan orang banyak, tetapi juga belajar menumbuhkan rasa percaya diri, kekompakan, dan kecintaan terhadap seni religi.

Tausiyah: Menghidupkan Keteladanan Rasulullah SAW

Acara inti kemudian dilanjutkan dengan tausiyah Maulid Nabi Muhammad SAW yang menghadirkan dua penceramah dari keluarga besar SMPN 6 Satu Atap Bayah, yaitu:

1. Ustadzah Siti Syayarah, S.Pd.I
2. Al-Ustad Deddy Bahtiar, S.Pd

Dalam tausiyahnya, para peserta diajak untuk memahami kembali keteladanan Rasulullah Muhammad SAW sebagai sosok yang memiliki akhlak mulia, kejujuran, kesabaran, kedisiplinan, tanggung jawab, kasih sayang, serta kepedulian terhadap sesama.

Pesan tersebut sangat relevan dengan kehidupan murid di lingkungan sekolah. Keteladanan Rasulullah SAW diharapkan tidak berhenti pada pengetahuan semata, tetapi dapat diwujudkan melalui perilaku nyata.

Meneladani Rasulullah berarti membiasakan diri berkata jujur, menghormati guru dan orang tua, menyayangi teman, disiplin dalam belajar, bertanggung jawab terhadap tugas, menjaga kebersihan, serta berusaha menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain.

Tanya Jawab Interaktif, Membuat Murid Lebih Aktif

Suasana kegiatan semakin hidup dengan dilaksanakannya tanya jawab interaktif antara murid dan para penceramah.

Sesi ini memberikan kesempatan kepada murid untuk menyampaikan pertanyaan seputar keteladanan Rasulullah SAW dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan interaktif tersebut menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan karena murid tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga terlibat aktif dalam proses memahami nilai-nilai yang disampaikan.

Refleksi dan Komitmen Meneladani Rasulullah SAW

Menjelang akhir kegiatan, seluruh peserta mengikuti refleksi dan komitmen keteladanan Rasulullah SAW.

Pada sesi ini, murid diajak untuk merenungkan kembali nilai-nilai yang telah disampaikan sepanjang kegiatan dan menentukan sikap nyata yang akan dilakukan setelah kegiatan Maulid Nabi.

Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa memperingati Maulid Nabi bukan hanya tentang mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga tentang menghidupkan sunnah dan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai pelajar, keteladanan Rasulullah SAW dapat diwujudkan melalui semangat belajar, kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, kreativitas, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

Ditutup dengan Doa

Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa, dengan harapan seluruh ilmu dan pesan yang diperoleh dapat memberikan manfaat serta menjadi keberkahan bagi seluruh keluarga besar SMPN 6 Satu Atap Bayah.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat budaya sekolah yang religius sekaligus membentuk murid yang memiliki karakter sesuai dengan tema kegiatan.

Menjadi Pelajar yang Berakhlak dan Berprestasi

Melalui kegiatan ini, OSIS SMPN 6 Satu Atap Bayah kembali menunjukkan perannya sebagai organisasi murid yang tidak hanya bergerak dalam kegiatan kepemimpinan dan kreativitas, tetapi juga turut berkontribusi dalam membangun karakter religius dan akhlak mulia di lingkungan sekolah.

Semangat yang dibangun melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan dapat menjadi bagian dari perjalanan SMPN 6 Satu Atap Bayah dalam mewujudkan generasi pelajar yang beriman, disiplin, bertanggung jawab, kreatif, dan berprestasi.

Sebab, prestasi yang tinggi akan semakin bermakna apabila dibarengi dengan akhlak yang mulia.

Dari sekolah di puncak pegunungan Bayah, semangat untuk meneladani Rasulullah SAW terus tumbuh.

Semoga kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW tidak hanya terucap dalam shalawat, tetapi juga tercermin dalam akhlak, sikap, dan perilaku seluruh murid SMPN 6 Satu Atap Bayah.

“Dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW, kita tumbuhkan generasi yang beriman, berkarakter, berprestasi, dan bermanfaat bagi sesama.”

SMPN 6 Bayah — Sekolah Unik Berprestasi.

Rabu, 02 September 2026

SMPN 6 Satu Atap Bayah Ukir Sejarah! Amelia Putri Raih Medali Emas OSN-N 2026, Harumkan Nama Kabupaten Lebak di Tingkat Nasional

DARI PUNCAK PEGUNUNGAN MENUJU PANGGUNG NASIONAL

Amelia Putri Persembahkan Medali Emas OSN-N 2026 untuk SMPN 6 Satu Atap Bayah dan Kabupaten Lebak

Bayah, 1 September 2026 (Lebak) — Alhamdulillah, sebuah prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMPN 6 Satu Atap Bayah. Di tengah segala keterbatasan sebagai sekolah yang berada di kawasan pegunungan Desa Cisuren, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, sekolah kecil ini kembali membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi.

Kabar membanggakan datang dari ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN-N) 2026. Salah satu murid terbaik SMPN 6 Satu Atap Bayah, Amelia Putri, berhasil meraih Medali Emas pada bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) jenjang SMP tingkat Nasional.

Prestasi tersebut menjadi sebuah pencapaian luar biasa, bukan hanya bagi Amelia Putri dan SMPN 6 Satu Atap Bayah, tetapi juga bagi Kecamatan Bayah dan Kabupaten Lebak.

Medali emas ini sekaligus menjadi bukti bahwa anak-anak dari pelosok daerah, bahkan dari sekolah yang secara jumlah peserta didik, sarana pendukung, dan sumber daya masih sangat terbatas, mampu berdiri sejajar dan berbicara di panggung kompetisi nasional.

Berawal dari 15 Peserta di Tingkat Kabupaten

Perjalanan menuju medali emas tersebut tidaklah instan. Semuanya dimulai dari proses panjang, kerja keras, pembinaan, doa, dan semangat untuk memberikan yang terbaik.

Tahapan OSN 2026 bagi SMPN 6 Satu Atap Bayah dimulai pada 11 Juni 2026, ketika sekolah mengirimkan 15 peserta untuk mengikuti OSN tingkat Kabupaten Lebak.

Kelima belas peserta tersebut terbagi dalam tiga mata pelajaran, yaitu Matematika, IPA, dan IPS.

Pada bidang Matematika, SMPN 6 Satu Atap Bayah mengirimkan:

  1. Windaya 2. Irmawati 3.Yulis Maita Anggraeni 4. Geri Riansyah dan 5. Joko Setiawan

Hasilnya sangat membanggakan. Irmawati berhasil meraih Juara 1, sedangkan Yulis Maita Anggraeni berhasil meraih Juara 3 dan keduanya berhak melanjutkan perjuangan ke tingkat Provinsi.

Sementara itu, pada bidang IPA, sekolah mengirimkan:

  1. Nuralam 2. Nugi 3. Amelia Putri 4. Repi Awalia Putri 5. M. Eka Ramadhan

Dari lima peserta tersebut, Amelia Putri berhasil meraih Juara 1, sedangkan Repi Awalia Putri meraih Juara 2. Keduanya kemudian melanjutkan perjuangan ke tingkat Provinsi.

Adapun pada bidang IPS, lima peserta yang mewakili sekolah adalah:

  1. Selpi Oktaviani, 2. Rijal Maulana, 3. Ajie Wildansyah, 4. Lesti Diara, 5. Aini Dwi Ceptimeilani

Pada bidang IPS, perjuangan peserta juga patut diapresiasi. SMPN 6 Satu Atap Bayah berhasil menempatkan wakilnya pada posisi peringkat ke-4 dan ke-5 tingkat Kabupaten Lebak.

Enam Murid Lolos ke Tingkat Provinsi

Perjuangan di tingkat Kabupaten akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan.

Sebanyak enam murid SMPN 6 Satu Atap Bayah berhasil melanjutkan perjuangan ke OSN tingkat Provinsi, yaitu:

  • Irmawati – Matematika

  • Yulis Maita Anggraeni – Matematika

  • Amelia Putri – IPA

  • Repi Awalia Putri – IPA

  • Ajie Wildansyah – IPS

  • Lesti Diara – IPS

Enam nama tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan dan kerja keras yang dilakukan sekolah mulai menunjukkan hasil.

Namun, perjalanan belum selesai.

Pada tingkat Provinsi, para peserta kembali menghadapi persaingan yang jauh lebih ketat. Dari enam wakil SMPN 6 Satu Atap Bayah tersebut, dua orang berhasil menembus tingkat Nasional, yakni 

1. Irmawati dari bidang Matematika dan 

2. Amelia Putri dari bidang IPA.

Dua murid. Dua bidang. Satu kebanggaan besar untuk sekolah.

Amelia Putri, Sang Juara yang Membawa Harum Nama Lebak

Di tingkat Nasional, Amelia Putri kembali menunjukkan kualitas terbaiknya.

Dengan semangat, ketekunan, doa, serta pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, Amelia mampu melewati persaingan tingkat nasional dan akhirnya mempersembahkan Medali Emas OSN-N 2026 bidang IPA jenjang SMP.

Prestasi ini menjadi sebuah catatan sejarah yang sangat berarti bagi SMPN 6 Satu Atap Bayah.

Selama tahun-tahun sebelumnya, perjuangan peserta dari Kabupaten Lebak pada ajang serupa umumnya mampu mencapai tingkat Provinsi. Namun tahun ini, sebuah lompatan prestasi berhasil ditorehkan.

Dari tingkat Kabupaten, menembus Provinsi, dan akhirnya berhasil meraih Medali Emas di tingkat Nasional.

Sebuah pencapaian yang layak dibanggakan.

Sekolah Kecil, Mimpi Besar

SMPN 6 Satu Atap Bayah merupakan sekolah yang berada di kawasan pegunungan, jauh dari pusat keramaian. Sekolah ini bukanlah sekolah dengan jumlah peserta didik yang besar dan fasilitas pendukung yang berlimpah.

Namun, dari tempat yang mungkin bagi sebagian orang dianggap memiliki keterbatasan, ternyata lahir sebuah prestasi yang mampu berbicara di tingkat nasional.

Kemenangan Amelia Putri menjadi pesan penting bahwa prestasi tidak selalu lahir dari sekolah yang besar, fasilitas yang lengkap, ataupun lingkungan yang serba mudah.

Prestasi dapat lahir dari ketekunan, keberanian bermimpi, kerja keras, bimbingan guru, dukungan orang tua, semangat murid, serta doa yang tidak pernah berhenti.

Dari puncak pegunungan Bayah, nama SMPN 6 Satu Atap Bayah kini menggema di tingkat nasional.

Dan Amelia Putri telah membuktikan bahwa anak desa juga mampu menjadi juara Indonesia.

Suka Cita Keluarga Besar SMPN 6 Satu Atap Bayah

Kabar keberhasilan Amelia Putri disambut dengan penuh suka cita oleh Kepala Sekolah, Dewan Guru, tenaga kependidikan, serta seluruh murid SMPN 6 Satu Atap Bayah.

Kebahagiaan tersebut bukan sekadar karena sebuah medali emas, tetapi karena keberhasilan Amelia merupakan buah dari proses panjang yang dilalui bersama.

Kepala SMPN 6 Satu Atap Bayah, Bapak Sugeng Widodo, S.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Amelia Putri atas prestasi yang telah diraih.

Beliau juga menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada seluruh guru yang telah bekerja keras, berjuang, membimbing, dan memberikan dukungan dalam seluruh tahapan pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional.

Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh keluarga besar sekolah.

Apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak

Prestasi Amelia Putri juga mendapatkan apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Bapak Doddy Irawan, S.T., M.Si.

Apresiasi tersebut menjadi bentuk kebanggaan Pemerintah Kabupaten Lebak terhadap keberhasilan putri terbaik Kabupaten Lebak yang mampu meraih Medali Emas Olimpiade Sains Nasional bidang IPA jenjang SMP tingkat Nasional.

Prestasi Amelia sekaligus menjadi kabar baik bagi dunia pendidikan Kabupaten Lebak bahwa potensi peserta didik di daerah mampu berkembang dan berprestasi ketika mendapatkan kesempatan, pembinaan, pendampingan, dan dukungan yang berkelanjutan.

Sebuah Prestasi, Sebuah Inspirasi

Medali emas yang diraih Amelia Putri bukanlah akhir dari sebuah perjalanan. Justru, prestasi ini menjadi awal dari semangat baru bagi seluruh murid SMPN 6 Satu Atap Bayah.

Amelia telah memberikan sebuah teladan bahwa tidak ada sekolah yang terlalu kecil untuk bermimpi besar dan tidak ada anak yang berasal dari pelosok yang terlalu jauh untuk mencapai prestasi nasional.

Dari 15 peserta di tingkat Kabupaten, kemudian menjadi 6 peserta di tingkat Provinsi, lalu 2 peserta yang berhasil menembus tingkat Nasional, dan akhirnya 1 medali emas berhasil dipersembahkan untuk Kabupaten Lebak.

Itulah perjalanan panjang yang telah dilalui.

Sebuah perjalanan yang penuh perjuangan.

Sebuah perjalanan yang membuktikan bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil.

Dan dari puncak pegunungan Bayah, seorang putri bernama Amelia Putri telah menorehkan tinta emas dalam perjalanan prestasi pendidikan Kabupaten Lebak.

Selamat dan Terima Kasih, Sang Juara!

Selamat kepada Amelia Putri.

Terima kasih telah mengharumkan nama:

SMPN 6 Satu Atap Bayah
Kecamatan Bayah
Kabupaten Lebak
Provinsi Banten

serta menjadi inspirasi bagi seluruh murid Indonesia, khususnya anak-anak di pelosok dan daerah terpencil.

Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh murid SMPN 6 Satu Atap Bayah untuk terus belajar, berani bermimpi, pantang menyerah, dan percaya bahwa prestasi dapat diraih oleh siapa saja yang mau berusaha.

Dari puncak pegunungan Bayah, menuju panggung nasional.

Dari sekolah kecil, lahir juara besar.

SMPN 6 Bayah, Sekolah Unik Berprestasi.

Alhamdulillahi rabbil 'alamin.

OSIS SMPN 6 Satu Atap Bayah Gelar PHBI Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

OSIS SMPN 6 Satu Atap Bayah Gelar PHBI Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Mewujudkan Pelajar yang Berima...